Sejarah BGTK Maluku

BGTK Maluku didirikan dengan komitmen tinggi untuk memajukan mutu pendidikan di wilayah Maluku. Melalui perjalanan yang panjang, lembaga ini terus beradaptasi mendampingi para guru dan tenaga kependidikan demi melahirkan generasi emas Indonesia.

Visi dan Misi

Visi

"Menjadi pilar utama penggerak transformasi dan peningkatan kompetensi guru serta tenaga kependidikan yang unggul di Provinsi Maluku. Terwujudnya Guru dan Tenaga Kependidikan yang kompeten, profesional, berkarakter, dan adaptif berbasis kearifan lokal untuk mendukung pendidikan yang bermutu dan berkeadilan di seluruh wilayah Maluku"

Misi

Misi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Maluku Tahun 2025–2029 dirumuskan sebagai berikut :
  1. Memperkuat sistem pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan berbasis kebutuhan dan kompetensi.
  2. Mengembangkan model peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan transformasi pendidikan serta karakteristik wilayah.
  3. Meningkatkan kualitas layanan pengembangan profesional pendidik dan tenaga kependidikan dalam mendukung mutu pembelajaran.
  4. Memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis dalam pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan.
  5. Mewujudkan tata kelola kelembagaan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil.

Struktur Organisasi

Berikut adalah bagan struktural kepemimpinan dan pembagian divisi di lingkungan lembaga kami:

Tugas dan Fungsi

Berdasarkan regulasi yang berlaku, lembaga memiliki tugas pokok melaksanakan pengembangan mutu guru, pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan.

Fungsi utama kami meliputi pelaksanaan pemetaan kompetensi, fasilitasi peningkatan kualifikasi, pelaksanaan supervisi, hingga pemantauan evaluasi mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Tim Kerja Kami

Sinergi personil tim hebat di balik operasional pelayanan harian BGTK Maluku.

Nama Pimpinan
Kepala Lembaga
Nama Kasubag
Kasubag Umum

Budaya Ramah dan Santun

Kami menjunjung tinggi budaya pelayanan prima yang berasaskan keramahan, responsif, integritas, dan kesantunan kepada setiap stakeholder pendidikan yang berkoordinasi dengan lembaga.